Senin, 25 November 2024

cara membongkar mesin motor


 Cara Bongkar Pasang Mesin Motor, Berikut Peralatan Harus Disiapkan dan Urutannya

Selasa, 22 Februari 2022 - 15:20:00 WIB

author

Rilo Pambudi

Cara Bongkar Pasang Mesin Motor, Berikut Peralatan Harus Disiapkan dan Urutannya

Tidak ada salahnya Anda mengetahui cara bongkar dan pasang mesin kendaraan sehingga jika terjadi kerusakan bisa dilakukan cepat secara mandiri.

JAKARTA, iNews.id - Sebagian besar pemilik kendaraan jarang sekali yang paham cara bongkar pasang mesin. Ini wajar karena bongkar pasang mesin biasa dilakukan mekanik di bengkel.


Bongkar pasang mesin biasanya akan dilakukan bila kendaraan membutuhkan servis berat. Istilah bongkar pasang mesin biasanya sering juga disebut sebagai turun mesin.


Baca Juga

Tak Peduli Banyak Uang, Beli Mobil Ini Konsumen Harus Nunggu 4 Tahun

Ini karena proses pembongkaran butuh menurunkan mesin secara total dari rangka motor. Ini biasanya dilakukan oleh profesional. Namun, tidak ada salahnya Anda mengetahui cara bongkar dan pasang mesin kendaraan sehingga jika terjadi kerusakan bisa dilakukan cepat secara mandiri.


Lantas bagaimana proses bongkar mesin motor dilakukan? Dirangkum dari berbagai sumber berikut cara bongkar pasang mesin motor dan peralatan yang harus disiapkan.


Baca Juga

Mobil Tesla Elon Musk Sudah 4 Tahun di Luar Angkasa Dekati Planet Mars, Begini Kondisinya



Persiapan peralatan


Siapkan kunci-kunci standar lengkap.

Siapkan kunci khusus seperti tracker kopling dan treker magnet.

Siapkan bak ukuran kecil yang akan digunakan sebagai tempat baut-baut. Siapkan beberapa agar komponen bisa dikumpulkan secara terpisah dari mesin bagian kanan, atas, tengah, dan kiri, sehingga tidak tertukar.

Siapkan beberapa bak ukuran sedang sebagai tempat komponen-komponen mesin yang akan dibongkar.

Siapkan bensin secukupnya untuk membersihkan komponen.

Kain atau lap untuk membersihkan tangan dan komponen mesin yang perlu dibersihkan.

Balok kayu penyangga mesin jika sudah diturunkan.

Kompresor untuk membersihkan komponen dari sisa kotoran.

Buku panduan jenis motor yang akan dibongkar.

Minggu, 17 November 2024

sejarah bengkel abakura milik Wawan Kristanto

 

Inilah Sejarah Dibalik Nama Abakura dan Perjuangan Wawan Kristanto!

Otoinfo.id – Siapa yang tak kenal dengan mekanik yang satu ini yaitu Wawan Kristanto atau yang dikenal dengan Wawan Abakura. Tapi kalian pasti belum tau kan tentang sejarah Abakura. Sebelum Abakura menjadi besar ada sejarah dan perjuangan yang dilampaui mekanik murah senyum ini.

Dikatakan Wawan bahwa dulu saat awal liaran ia belum menggunakan nama Abakura, melainkan Wans Speed.

Baca juga : Drag Bike 2020: Libur Balap, MX King 200 cc Abakura Ditra Jaya Makin Fresh!


“Jadi dulu awal liaran itu kalau mau balap beli bensol sama oli itu patungan sama anak-anak. Terus dulu namanya juga bulan Abakura tapi Wans Speed. Menurut temen-temen namanya kurang bagus, lalu ganti Abakura (Ada Balat Kurang Ragat). Jadi intinya ada kemauan ada bakat tapi terbentur biaya hehe,” ucap Wawan sambil tertawa.

Jadi itu Sob asal usul nama Abakura yang dipunggawai oleh Wawan Kristanto. Namun, sebelum mengenal dunia balap Wawan juga sempat mengalami sulitnya proses perjuangan.

Baca juga : Drag Bike 2020: Wawan Abakura Garap MX King Spek Kohar, Power Naik 35 HP! Berapa Biayanya?

“Untuk mencari ilmu itu berat. Saya itu waktu dulu pagi sebelum kebengkel saya ke lampu merah nyebar 500 berisi formulir, nah disitu saya dapet uang Rp. 3 Ribu, terus uang itu buat saya sarapan. Hampir setiap pagi saya seperti itu. Itu juga berjalan cukup lumayan si, sekitar 4 sampai 5 bulanan pas tahun 2005. Soalnya kan dulu masih belajar jadi mau minta gaji belum pantas,” jelas Wawan Abakura.

Kemudian Wawan juga membeberkan bahwa dirinya masih ingat saat gaji pertamanya yang ia dapatkan dulu.

“Dulu itu udah agak pinter ceritanya hehe, gaji saya naik jadi Rp. 7 ribu, udah bisa buat nabung hehe. Nah kalau udah kekumpul uangnya bisa buat beli part untuk  motor Grand saya dulu,” tambahnya.

Baca juga : Drag Bike 2020: Abakura Sudah Sedia Dyno Test, Bisa Disewa!

Selasa, 05 November 2024

balap indo vs thailand



 

Indonesia Kalah Tipis Dari Thailand Dalam Drag Bike Di Buriram, Diduga Ada Kecurangan

Didit Abdillah - Senin, 26 Desember 2022 | 17:30 WIB
Youtube The Sinathrya
Bengkel balap asal Indonesia, Tekno Tuner HS balapan di Buriram, Thailand dan kalah tipis dari Joki Thailand. Diduga dikerjai.

MOTOR Plus-Online.com - Salah satu bengkel kenamaan di kancah Drag BikeTekno Tuner HS melakukan balapan di Buriram, Thailand. 

Tujuannya untuk mendapatkan ilmu baru mengenai balapan lurus di Negeri Gajah Putih yang menjadi kiblat dalam Drag Bike Asia. 

Mengandalkan joki Ryan Mee, bukan hanya Joki Thailand yang dilawannya, pada hari Sabtu (24/12) sempat melawan joki Filipina, Ainnonburi di trek 600 meter. 

Hasilnya pun cukup bagus, Ryan mengalahkan Ainnonburi dengan selisih nyaris dua detik dan cukup optimis melawan joki Thailand, Ebon di hari Minggu. 

Dua kali run yang dilakukan keduanya, Ryan Mee sama-sama kalah tipis. 

Ryan dan Ebon sama-sama menggunakan motor berbasis Kawasaki Ninja 150 2 tak dan dengan regulasi yang disesaian dengan kejuaraan Thailand. 

Youtube The Sinathrya
Catatan wakti joki Indonesia (kiri) yang kalah 0,019 detik dari joki Thailand.

Pada dua run yang dilakukan Ryan Mee sama-sama kalah dari Ebon di trek 1000 meter. 

Bahkan pada run kedua, Ryan hanya kalah 0,019 detik dari Ebon yang membuat persaingan kedua negara ini sangatlah ketat. 

"Secara hasil kami sangat puas karena ini sesuai dengan ekspektasi, tetapi kami merasa sedikit dikerjai oleh panitia," tutur Ergus Oei, Perwakilan Tekno Tuner HS.


 

Senin, 21 Oktober 2024

SEJARAH MOTOR YAMAHA RX KINGG

 SEJARAH YAMAHA RX KING



 Sejarah Perjalanan RX-King sang raja jalanan pada masa kejayaannya sangat menarik untuk Anda ketahui. Namun, sebeumnya alangkah lebih baiknya jika anda mengetahui perbedaan motor 2 tak dan 4 tak serta apa saja kelebihannya agar lebih memahami tentang motor legendaris dengan ciri khas suara yang melengking.

Motor 2 tak ini sangat terkenal dengan sebutan “motor jambret”. Hal ini tak lepas dari banyak kasus kejahatan seperti halnya maling, jambret dan perampok yang pelakunya memakai RX King yang memiliki kecepatan di atas rata-rata motor pada era kejayaannya.

Motor ini sendiri sudah berhenti diproduksi, tepatnya tahun 2008 lalu. Alasannya adalah karena motor ini sudah tidak sesuai dengan standar emisi gas buang.

Motor RX Series generasi pertama yang mengawali sejarah perjalanan RX-king ini diluncurkan pada tahun 1977 dengan spesifikasi mesin 2 tak dan kubikasi hanya sebesar 100 cc saja. Sementara itu, untuk powernya mencapai 11,5 dk dengan tops speednya 110 km/ jam. Pada masanya motor ini sudah termasuk motor dengan kecepatan yang tinggi.

Motor RX Series generasi pertama yang mengawali sejarah perjalanan RX-king ini diluncurkan pada tahun 1977 dengan spesifikasi mesin 2 tak dan kubikasi hanya sebesar 100 cc saja. Sementara itu, untuk powernya mencapai 11,5 dk dengan tops speednya 110 km/ jam. Pada masanya motor ini sudah termasuk motor dengan kecepatan yang tinggi.

Generasi RX king yang satu ini sudah diupgrade dengan spesifikasi mesin 135 cc. Power maksimalnya adalah 17,5. Sedangkan top speednya bisa mencapai 150 km/ jam dan menjadi unggulan pada masa itu.

Motor ini sudah bisa digunakan untuk ngebut di jalan raya. Motor ini juga disebut sebagai CBU dari Jepang, karenanya dibekali kedok lampu. Di pasar Indonesia, RX-K hanya bertahan hingga 1983 saja.

Di tahun 1981, Yamaha meluncurkan RX-S dengan kubikasi sebesar 115 cc. Motor ini didatangkan langsung dari Jepang dan bertahan di pasaran Indonesia hingga tahun 1983.


Motor dari Yamaha ini merupakan upgrade dari RX-S. Untuk spesifikasi pada mesinnya masih sama seperti halnya yang digunakan pada RX-S.


Motor ini bisa disebut sebagai salah satu motor legendaris di Indonesia bahkan masih banyak dicari kolektor saat ini. Nama Cobra sendiri diambil dari bentuk setang dan tangkinya yang unik.

Berikut ini adalah spesifikasi dari RX-King Cobra yang satu ini : mesin 135 cc dengan power maksimal yang dimiliki mencapai 18,2 dk. Motor ini memiliki torsi 15,1 Nm pada 8.000 RPM.



jika dibandingkan dengan RX King, maka perbedaannya adalah pada panjang langkah silinder dimana RX Z mencapai 56×54 mm. Sedangkan pada motor Yamaha RX-King mencapai 58×50 mm